Sabtu, 13 Januari 2018

Apa tujuan hidup ini??

Mungkin kalian pernah terbesit pikiran mengenai apa tujuan hidup kita?
Apa tujuannya? Apa ingin punya rumah mewah? Punya motor? Punya mobil? Atau punya keluarga yang harmonis? Menjadi seorang dokter? Menjadi seorang dosen. Lantas jika tujuan itu sudah tercapai apa yang kamu tuju lagi?

Kalo dipikir pikir lagi semua itu bisa musnah,semua itu bisa hilang. Ya gak si? Punya motor bisa dicuri, mobil bisa ancur, rumah bisa roboh terkena bencana.
Yang ada jika kita mengalami seperti itu kita akan kecewa, sedih dan marah.
Nah ini peran agama mulai bercampur.

Jika tujuan hidup kita hanya untuk agama, untuk alloh kita tu gak akan dikecewakan.
Kenapa si tujuan kita harus untuk sang pencipta. Kalo dipikir pikir lagi contohnya nih ya hape kita hilang, pastinya sedih dong apalagi kalo jerih payah sendiri tapi kalo kita langsung ingat alloh pasti kita bakal berpikir "ya udah mungkin alloh akan menggantinya yang lebih bagus lagi". Cobain aja berpikiran seperti itu, sekali aja, pasti ntr kamu akan ketagihan dan hidupmu akan lebih bahagia. Coba aja semua anak muda indonesia sudah berpikiran seperti itu, tidak akan ada kata baper, tidak akan ada kecemburuan sosial dan masalah masalah lainnya.

Minggu, 26 November 2017

Hidup=sakit

Disamping rumahku sedang ada proyek pembangunan, yang mana terdapat beberapa kuli bangunan. Sejak pagi jam 7 mereka sudah berkumpul, lalu saat adzan dzuhur berkumandang mereka istirahat diteras rumahku, dengan rasa bahagia mereka membuka sekotak nasi yang dibungkus plastik hitam dengan kotak nasi kecil berisi nasi tempe dan sayuran. Semua pekerja membawa bekal dari rumahnya, betapa bahagianya mereka menawarkan kepada teman temannya lauk yang ia bawa, mereka bangga dengan lauk yang istri mereka buat. Bahagia bahagia sekali yaaa.
Tapi terdapat ketidak seimbangan yang mereka alami, dengan gaji yang tidak seimbang dengan yang ia kerjakan. Ya disinilah hidup, jika kita menggunakan otot kita untuk bekerja kita akan mendapatkan gaji yang sedikit tetapi tubuh kita lama lama akan sakit. Jika kita menggunakan otak, gaji yang akan kita dapatkan banyak, tetapi kamu akan mendapat sakit batin dalam dirimu.
Ya sekarang terserah kamu, apa yang akann kamu pilih hidup dengan sakit sakit badan atau hidup dengan penuh stress.

Jumat, 24 November 2017

Gunakanlah hukum menolong dalam hidup

Menolong merupakan tindakan yang kita lakukan untuk orang lain, yang mana supaya orang yang kita tolong ringan bebannya.
Menolong itu gak harus cuma ke keluarga kita doang, gak harus cuma ke temen kita doang, gak harus cuma ke pacar kita doang.
Menolong itu kesiapapun, tapi aku pernah denger kata kata "nolongin malah ketimpa sendiri" aku sarankan untuk hapus pikiran negatif itu karna apapun itu pasti alloh punya rencana sendiri dibalik itu, jangan sampai kamu nolongin dia sekali dan malah ketimpa sendiri gak mau nolongin lagi.
Trus ku juga sering denger soal dia nolongin seseorang tapi setelah nolongin dia malah gak ikhlas sebenernya. Kalo kayagitu mending kamu jujur ke dia dengan kata kata yang sopan, karna kunci dari kita memberi pertolongan adalah keikhlasan.
Jadi siapapun dan dimanapun tolonglah sesama kita dengan hati yang ikhlas tanpa memikirkan imbalan, soal dia akan membalas kebaikanmu atau tidak? Tidak usah dipikirkan biarkan alloh yang akan menghitung kebaikan kita, pasti suatu saat alloh akan memberikan seseorang untuk menolongmu.

Minggu, 27 Agustus 2017

Buat apa penghargaan presiden untuk pegawai negeri?

Saya sangat sedih ketika mendengar berita tentang korupsi, korupsi dan korupsi.
Entah apa yang dipikirkan para petinggi negara menggunakan uang negara untuk kepentingan pribadi.
Pak, bu apa kalian tidak memikirkan rakyat miskin, anak anak yang tidak bisa bersekolah, anak anak yang kekurangan gizi? Saya hanya penasaran untuk apa uang 10-20 milyar itu? Untuk anakmu yang kuliah diluar negeri yang hanya bisa membuang buang uang disana? Yang tidak bisa memberikan kontribusi apa apa untuk negara? Untuk apa pak bu korupsi? Saya hanya ingin tahu alasannya.

Dan baru baru ini terdapat berita mengenai dirjen perhubungan yang tertangkap tangan korupsi, dan sampai mengkorupsi 20 milyar lebih. Diberitakan bahwa bapak tersebut mendapatkan penghargaan oleh presiden karna menemukan anak buahnya yang melakukan pungli hingga milyaran. Saya juga penasaran kepada bapak presiden dan petinggi yang lain yang memberikan penghargaan untuknya? Untuk apa penghargaan itu? Apa tujuan dari penghargaan itu? Bukankah itu tugas dari seorang pegawai negeri yang memberikan pelayanan dan memberantas korupsi? Kenapa harus diberi penghargaan?

Saya sangat amat sedih ketika para petinggi negara mengkorupsi uang rakyat.

Kamis, 10 Agustus 2017

Semua orang punya masalah

Ya semua orang punya masalahnya masing-masing, ada yang masalahnya berat ada yang ringan.
Percayalah bahwa semua orang punya masalah, tapi yang mau saya bahas disini mengenai bagaimana orang menghadapi masalah.
Menurut pakar bahwa orang yang mempunyai masalah akan membuat orang itu semakin dewasa dan berhati-hati dalam berkata ataupun bersikap, karna masalah datang dari sudut manapun.
Saya mau bercerita mengenai teman saya yang sedang mengalami masalah tapi dia meluapkan kepada temennya contohnya dia menjadi sangat sensitif, marah marah kepada teman-temannya dan membuat temannya serba salah.
Rada kesel juga si punya temen kayagitu, udah keras kepala, kita nasehatin tapi gak didengerin, marah marah sendiri, kita ngomong gini jadinya gitu. Bersikaplah biasa aja dong, hadapi masalahnya jangan malah membuat masalah lagi sama temen temen kamu.
Berpikirlah bahwa yang punya masalah bukan hanya kamu saja.
Sebagai temanmu pasti dia sangat ingin membantu,tapi jika sikapmu begitu mana ada teman yang mau membantumu. Jadi hadapi masalah dengan pikiran jernih, buang pikiran negatifmu dan hadapi masalahmu apapun itu hasilnya.

Rabu, 09 Agustus 2017

Kode-kode an

Kalimat ini cocok banget buat kalian yang masih kode-kodean. masih jaman ya kode-kodean? Mending kamu balik ketahun dimana kode-kodean sedang hits-hits nya.

Jujur aku masih sering banget nemuin temen temenku yang masih kode-kodean entah itu ketemennya, kepacarnya, keselingkuhannya, ke siapa aja deh.
Oke aku cewe tapi aku ngomong langsung aja keorangnya tanpa harus ribet kode-kodean. Kalo pihak yang kita kodein gak ngerti atau gak mudeng ntr kamu kesel sendiri trus marah, sumpah itu ngeribetin dirimu sendiri.

Mungkin kalian tau ya gimana jaman dulu kode-kodean kepacar.
Cewe : sayang baju ini bagus gak?
Cowo : iya bagus.
Cewe : (naruh bajunya, dengan muka cemberut, berharap cowonya bilang " sayang mau beli ini? Ya udah ambil aja nanti saya bayarin)
Nahh makanya masalah sepele itu sering banget membuat hubungan renggang karna masalah cewe sering kode-kodean. Dibawah ini contoh kalo kamu gak kode-kodean.
Cewe : sayang bagus ya. Sayang kan baru gajian nih, kalo aku minta dibeliin ini boleh gak?
Cowo : iya boleh kok sayang, tapi satu aja ya.
Nahhh kalo kayagitu kan gak ribet, kamu jelas maunya apa, mintanya yg sopan. Hubunganmu malah makin erat.

Kalo kamu masih kode-kodean berarti kamu gak cocok tinggal diluar negeri. Menurut dosen aku yg kuliah di inggris, kalo kamu dijalan trus jatoh tapi kamu diem aja kamu gak akan ditolongin, Karna itu artinya kamu masih bisa sendiri. Tapi jika kamu bilang "please help me" dengan ramahnya orang itu akan membantumu.

Jadi buat kalian yang ingin sesuatu atau minta tolong ke temen, pacar, orang tua, kakak, adek sampaikan lah dengan jelas apa maumu, no kode-kodean.

Minggu, 05 Juni 2016

article


 Attitude and behaviour
Student of Faculty of Humanities Jenderal Soedirman University
by Ir. Windiyartati Kasubag Akademik & Kemahasiswaan



Faculty of Humanities of Jenderal Soedirman University which is the newest faculty so far. The location of Faculty of Humanities of Jenderal Soedirman is on Jalan Dr. Soeparno in Karangwangkal, Northern Purwokerto. It is pretty easy to find because it is not too far from the downtown. Comparing with the other faculties, Faculty of Humanities is quite small, because it just consists of 6 departments and fewer amounts of students.

Now the topic of my article is attitude and behaviour student of Faculty of Humanities Jenderal Soedirman University.

Students as part of a younger generation who is also a citizen should give confidence to the people, that they are replacing the baton of leadership of this nation in the future. The role of the student as the agent of changes no doubt, because in any country , the students appeared as a pioneer renewal in a country,also in Indonesia. Therefore, students must have a positive attitude and behavior. Students must have the attitude and behavior of creative, critical, and ethical. Attitude and behavior is needed to face the increasingly fierce competition in the global era.
It is similarly with  Ir. Windiyartati as Head of Academic and Student Affairs "students must have  kreatif and Critical Attitudes and creative behavior can be seen from several aspects, there are: processes, personal, environmental, and product. Judging from the process, students are expected to carry out tasks that are divergent, characterized by their affinity for discussion, able to solve problems, able to complete the task, able to work together, and were able to resolve the problems which are challenging. "

Student of Faculty of Humanities Jenderal Soedirman University has ethical attitude in both academic and social ethics in daily life is marked with an honest attitude, positive thinking,good manners and law-abiding. Honest attitude characterized by plagiarism, dare to admit mistakes and accept yourself is, do not hesitate to appreciate others, not forgery (including signature presence , tutoring, and the administration of the other), to build and develop a sense of trust in between academicians, as well as capable of expression in accordance with the facts (data).

Positive thinking is characterized by the attitude of fair and objective (not prejudice against another person or group), tolerance (accept and appreciate diversity or differences, including differences of opinion), and can work with all people (regardless of differences in ethnic background, religion , race, or class). Manners attitude characterized by a fixed-spoken politely critical thinking (courtesy in arguing, for example, indicated by the use of the term, greeting, sorry, excuse me, thank you); look and behave both in behavior and procedures dress (clean, tidy, and close the genitals or for those who feel the need); and respecting the traditions and norms of the local community / local.

Law-abiding attitude characterized by attitudes and behavior comply with regulations although physically no one is watching; do not consume alcohol and or drugs; does not have any illegal items; do not do the destruction of the environment (bioethics); reject the culture of instant (shortcuts) that encourages academic violations (cheating, plagiarizing assignments / papers, do perjokian, and bribery); and do not do anything that harm the state, institution, or other person.
Some of Student of Faculty Humanities of Jenderal Soedirman University have a good attitude and behaviour.” Said Ir. Windiyartati Kasubag Akademik & Kemahasiswaan.